Assalamualaikum....
Semoga bermanfaat untuk mu dan untuk q..
1.
Untukmu
CINTA,...
Yang hadir di hati tanpa sebab, tanpa
syarat,
tak terbatas oleh ruang,waktu dan jarak
yang membentang...
Andai benar cinta itu karena Allah
biarkanlah Allah Sang Pemilik Cinta yang
mengatur segalanya hingga KEINDAHAN itu datang pada waktunya dengan orang yang
TERBAIK yang Allah pilihkan untuk kita...
2. Bila
MATA tidak terhalang maka hasilnya adalah PENGLIHATAN
Bila TELINGA tidak terhalang maka hasilnya adalah PENDENGARAN
Bila HIDUNG tidak terhalang maka hasilnya adalah PENCIUMAN
Bila MULUT tidak terhalang maka hasilnya adalah PENGECAPAN
Bila HATI tidak terhalang maka hasilnya adalah CINTA dan KEBENARAN
... Bila SEMUANYA tidak terhalang maka hasilnya adalah KEBIJAKSANAAN dan HIKMAH
"Allah menganugerahkan HIKMAH kepada siapa yang di kehendaki-Nya. Dan
barang siapa yang dianugerahi HIKMAH, ia benar-benar telah dianugerahi karunia
yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil
pelajaran."
(QS Al Baqarah:269)
3. Ketika engkau memiliki cinta yang
diajarkan ALLAH
Kekasih menjadi lentera hati menerangi jalan menuju ILLAHI
Membawa ketundukkan tulus pengabdian kepada ALLAH dan RasulNYA
Namun saat cinta di hatimu dikendalikan dorongan nafsu manusia
Alirannya memekatkan darahmu membutakan mata hati dan kebenaran
... Saat kamu merasakan agungnya cinta yang diajarkan ALLAH
Kekasih menjadi pembuktian pengabdian cinta tulusmu
Memelukmu dalam ibadah menuju samudra kekal kehidupan tanpa batas
Menjadi media amaliyah dan ketundukkan tulus pengabdian kepada ALLAH
Itulah cinta yang melukis hati mewarnai kebahagiaan hakiki..
4. Tanda
cinta kepada ALLAH adl banyak mengingat (menyebut)-Nya, karena tidaklah engkau
menyukai sesuatu kecuali engkau akn banyak mengingatnya. (Ar Rabi’ bn
Anas/Jami’ al ulum wal Hikam Ibnu Rajab).
5. Nilai
seseorang sesuai dengan kadar tekadnya, ketulusannya sesuai dengan kadar
kemanusiaannya, keberaniannya sesuai dengan kadar penolakannya terhadap
perbuatan jahat dan kesucian hati nuraninya sesuai dengan kadar kepekaannya
terhadap kehormatan dirinya.
-Khalifah Ali bin Abi Talib-
6. Orang
yang banyak ketawanya itu kurang wibawanya. Orang yang suka menghina orang
lain, dia juga akan dihina. Orang yang mencintai akhirat, dunia pasti menyertainya. Barang siapa menjaga kehormatan
orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga.
-Khalifah
Umar bin Khattab-